POSI Telah Terdaftar di Kementerian dengan No. AHU-0016336.AH.01.12, Tahun 2017 Tanggal 30 Agustus 2017 | Ikuti terus kegiatan POSI baik offline maupun online | Ikuti Pelatihan Smart Champion untuk persiapan OSN yang lebih baik
adagium hukum

Halo Jawara POSI! Apakah cita-cita kalian untuk jadi mahasiswa baru di kampus impian sudah terpenuhi? Nah, buat kamu maba jurusan hukum, tahun pertama kuliah adalah masa yang penuh tantangan dan penyesuaian. Memasuki dunia hukum yang kompleks dan beragam, penting untuk memiliki dasar pemahaman yang kuat. Salah satu cara efektif untuk membangun dasar ini adalah dengan menghafal adagium hukum

Contents

Apa Itu Adagium Hukum?

Adagium hukum adalah pepatah atau prinsip hukum yang sering digunakan dalam dunia hukum sebagai pedoman dalam berbagai situasi. Adagium tidak hanya membantu dalam memahami konsep-konsep dasar hukum, tetapi juga sering muncul dalam literatur hukum, diskusi akademis, dan bahkan dalam praktik hukum sehari-hari.

Selain itu, pemahaman yang mendalam tentang adagium hukum juga membantu dalam analisis kasus dan penyusunan argumen hukum yang kuat. Artikel ini akan membahas tujuh adagium hukum yang wajib dihapal oleh setiap mahasiswa baru jurusan hukum, lengkap dengan penjelasan, contoh, dan cara menghafalnya.

7 Adagium Hukum Yang Wajib Dihapal

1. Ignorantia Juris Neminem Excusat

Yang pertama ini berarti “ketidaktahuan hukum tidak membebaskan”. Setiap orang dianggap mengetahui hukum sehingga ketidaktahuan tidak dapat dijadikan alasan pembelaan. Sebagai contoh, seseorang yang melanggar aturan lalu lintas tidak bisa beralasan tidak tahu aturan tersebut.

2. Pacta Sunt Servanda

Pacta Sunt Servanda berarti “perjanjian harus ditaati” yang mengajarkan pentingnya memenuhi janji atau kesepakatan yang telah dibuat. Dalam konteks kontrak, para pihak harus mematuhi semua yang telah disepakati dalam perjanjian.

3. Nullum Crimen, Nulla Poena Sine Lege

Ini adalah salah satu adagium terpenting dalam hukum pidana. Artinya “tidak ada kejahatan, tidak ada hukuman tanpa undang-undang”. Dengan kata lain, seseorang tidak bisa dihukum atas suatu perbuatan jika tidak ada aturan yang melarang perbuatan tersebut sebelumnya.

4. Audi Alteram Partem

Audi Alteram Partem berarti “dengarkan pihak lain” yang menekankan prinsip keadilan dimana setiap pihak dalam sengketa harus diberi kesempatan untuk menyampaikan argumennya sebelum keputusan diambil. Misalnya, dalam pengadilan, baik terdakwa maupun penggugat harus diberi kesempatan yang sama untuk berbicara.

5. Nemo Judex in Causa Sua

Adagium ini berarti “tidak seorang pun boleh menjadi hakim dalam perkaranya sendiri”. Prinsip ini bertujuan untuk menghindari konflik kepentingan dan memastikan keputusan yang adil dan tidak memihak. Misalnya, seorang hakim tidak boleh memimpin sidang yang melibatkan anggota keluarganya.

6. Res Judicata Pro Veritate Habetur

Res Judicata Pro Veritate Habetur ini berarti “keputusan yang telah ditetapkan harus dianggap benar”. Prinsip ini menekankan pentingnya finalitas dalam putusan pengadilan. Setelah putusan dijatuhkan dan tidak ada upaya hukum yang dilakukan, maka putusan tersebut harus dihormati dan dianggap benar.

7. Salus Populi Suprema Lex Esto

Salus Populi Suprema Lex Esto berarti “keselamatan rakyat adalah hukum tertinggi”. Pepatah ini menekankan bahwa hukum harus bertujuan untuk melindungi dan meningkatkan kesejahteraan rakyat. Semua kebijakan dan peraturan harus mengutamakan kepentingan dan kesejahteraan masyarakat.

Pentingnya Menghafal Adagium Hukum

Menghafal adagium hukum membantu mahasiswa memahami prinsip dasar hukum. Istilah-istilah ini sering muncul dalam literatur hukum dan dapat menjadi landasan dalam memahami dan menerapkan hukum. Selain itu, menghafal adagium ini juga membantu dalam ujian dan diskusi akademis.

Cara Menghafal

Berikut beberapa tips untuk menghafal adagium hukum:

  • Baca Berulang Kali: Membaca adagium secara berulang membantu otak mengingat.
  • Gunakan Kartu Ingatan: Tulis adagium di kartu dan bawa kemana-mana.
  • Diskusikan dengan Teman: Diskusi membantu memperkuat pemahaman.
  • Aplikasikan dalam Kehidupan: Coba hubungkan adagium dengan situasi sehari-hari.

Kesimpulan

Menghafal adagium hukum sangat penting bagi mahasiswa baru jurusan hukum. Istilah-istilah ini tidak hanya membantu dalam studi akademis, tetapi juga dalam memahami prinsip dasar hukum. Dengan menghafalnya mahasiswa baru dapat lebih siap menghadapi dunia hukum. Jangan lupa untuk menerapkan tips menghafal yang telah dibahas agar proses belajar menjadi lebih efektif.

Follow POSI di InstagramTwitterTiktok, dan jangan lupa subscribe di Youtube POSI.

Dapatkan informasi lebih lengkap seputar produk dan layanan POSI subscribe ke POSI.id dengan cara mengisi pop-up yang muncul di laman website.

Cek informasi dan artikel menarik di Blog POSI.

Pertanyaan, keluhan, dan saran seputar produk dan pelayanan POSI, kirimkan email ke [email protected] dan telepon ke call center POSI di (+62) 821 6544 1992.

Informasi seputar kompetisi online dan offline POSI di 2024, kamu bisa cek di Instagram @posikompetisi atau cek di sini!

Leave a Reply

Your email address will not be published.