POSI Telah Terdaftar di Kementerian dengan No. AHU-0016336.AH.01.12, Tahun 2017 Tanggal 30 Agustus 2017 | Ikuti terus kegiatan POSI baik offline maupun online | Ikuti Pelatihan Smart Champion untuk persiapan OSN yang lebih baik
astronomi itb

Contents

Halo Jawara POSI!

Nggak kerasa nih, seleksi penerimaan mahasiswa baru sebentar lagi akan dilaksanakan. Kira-kira kamu udah tau belum, mau ambil jurusan apa? Nah, POSI hari ini akan mengajak kamu untuk membahas salah satu prodi yang ada di sebuah kampus kenamaan di Indonesia, yang hanya satu-satunya di negeri ini, yaitu prodi Astronomi Institut Teknologi Bandung (ITB).

Sebagai seseorang yang ngaku astrophile, pasti pernah dong, menatap langit malam dengan penuh kagum, memikirkan misteri alam semesta, atau terpesona dengan gemerlap bintang yang menjelajahi ruang tak berujung?

Kalau iya, maka Astronomi di ITB adalah tempat yang tepat untuk mewujudkan hasratmu yang mendalam terhadap keajaiban kosmos.

Prodi pertama dan satu-satunya di Indonesia  ini yang menawarkan kesempatan bagi para mahasiswanya untuk menggali lebih dalam tentang rahasia alam semesta.

Dari planet-planet yang mengelilingi Matahari hingga galaksi-galaksi jauh yang membentuk panorama langit malam yang memukau, di sini kamu akan menjelajahi segala aspek astronomi dengan bimbingan dari para ahli terkemuka.

Mengenal Astronomi ITB

Program studi Astronomi ITB dibuka pada tahun 1951 menandai langkah penting dalam pengembangan ilmu astronomi di Indonesia. Sejak didirikan, Program Studi Astronomi ITB telah menjadi pusat pendidikan dan penelitian yang terkemuka dalam bidang astronomi di Indonesia.

Mempelajari benda-benda yang ada di luar angkasa berarti memerlukan alat untuk mengamatinya, maka dari itu astronomi ITB nggak bisa lepas dari institusi bernama Observatorium Bosscha. 

Pada tahun 1951, Nederlandsch-Indische Sterrekundige Vereeniging atau Perhimpunan Astronom Hindia Belanda sebagai pendiri dari observatorium ini menyerahkan Bosscha pada pemerintah RI dan akhirnya ditetapkan sebagai bagian dari ITB.

Mulai dari saat itu, prodi Astronomi ITB resmi dibuka dan dijalankan untuk kepentingan ilmu pengetahuan khususnya untuk mempelajari alam semesta.

Belajar apa sih, di Astronomi ITB?

Jadi, ilmu astronomi sendiri adalah ilmu yang mempelajari tentang fenomena yang terjadi di alam semesta. Memantau, mengamati, menganalisis, dan memodelkan benda langit menggunakan beberapa prinsip ilmu seperti Matematika dan Fisika. 

Di prodi Astronomi ITB sendiri, ada tiga bidang keahlian yaitu Tata Surya, Fisika Bintang, dan Galaksi dan Kosmologi dengan penjabaran sebagai berikut:

Tata Surya

Bidang keahlian ini mempelajari tentang struktur, komposisi, dinamika, dan evolusi Tata Surya, termasuk planet-planet, asteroid, komet, dan objek-objek langit lainnya yang mengelilingi Matahari.

Fisika Bintang

Fokus utama dari bidang keahlian ini adalah memahami sifat-sifat fisik, evolusi, dan perilaku bintang, serta proses-proses fisis yang terjadi di dalamnya, seperti pembentukan bintang, mekanisme energi, dan proses akhir kehidupan bintang.

Galaksi dan Kosmologi

Bidang keahlian ini mempelajari struktur, evolusi, dan dinamika galaksi, termasuk galaksi Bima Sakti tempat Bumi berada, serta kosmologi yang mencakup studi tentang asal usul, struktur, dan perkembangan alam semesta secara keseluruhan.

Selain itu, program studi Astronomi ITB juga menekankan penggunaan teknologi informasi dan komunikasi dalam pengolahan data astronomi serta pengembangan perangkat lunak dan simulasi untuk mendukung penelitian dan analisis data. 

Mahasiswa juga akan dilatih dalam pengamatan astronomi langsung menggunakan peralatan observasi yang dimiliki oleh Observatorium Bosscha, yang merupakan bagian dari Institut Teknologi Bandung.

Keberadaan prodi Astronomi ITB di Indonesia merupakan langkah penting dalam pengembangan ilmu astronomi di negara ini, serta menjadi tempat bagi para pecinta astronomi untuk mengejar minat dan bakat mereka dalam memahami alam semesta.

Prospek kerja untuk tamatan Astronomi ITB

Lulusan prodi Astronomi ITB memiliki prospek kerja yang menarik di berbagai bidang, baik di dalam maupun di luar industri astronomi. Meskipun jumlah lulusan astronomi mungkin tidak sebanyak lulusan prodi lainnya, mereka memiliki keahlian dan pengetahuan yang unik yang sangat diminati di berbagai sektor.

Berikut adalah beberapa prospek kerja untuk tamatan Astronomi ITB:

Peneliti Astronomi

Alumni dapat melanjutkan studi dan karir sebagai peneliti di lembaga penelitian astronomi, seperti Observatorium Bosscha ITB, LAPAN (Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional), atau pusat penelitian astronomi lainnya di Indonesia atau luar negeri.

Pengajar dan Akademis

Banyak lulusan Astronomi ITB yang memilih untuk menjadi pengajar atau dosen di perguruan tinggi, universitas, atau institusi pendidikan lainnya. Mereka dapat mengajar mata kuliah astronomi, fisika, atau matematika.

Pengembangan Perangkat Lunak

Setelah lulus, mahasiswa dapat bekerja di industri teknologi sebagai pengembang perangkat lunak untuk aplikasi astronomi, simulasi, atau analisis data. Mereka dapat bekerja untuk perusahaan perangkat lunak, perusahaan teknologi, atau lembaga riset.

Konsultan Teknologi

Lulusan dapat bekerja sebagai konsultan teknologi atau konsultan data untuk berbagai industri, termasuk industri kedirgantaraan, telekomunikasi, energi, atau keuangan, menggunakan pengetahuan mereka dalam analisis data dan pemodelan matematika.

Industri Antariksa

Meskipun Indonesia masih dalam tahap pengembangan dalam industri antariksa, lulusan Astronomi ITB dapat berkontribusi dalam industri ini, baik sebagai peneliti, teknisi, atau ahli dalam perencanaan dan pengembangan misi antariksa.

Pengembangan Produk dan Layanan Astronomi

Lulusan dapat bekerja di perusahaan yang bergerak dalam pengembangan produk dan layanan astronomi, seperti perusahaan manufaktur teleskop, perusahaan perangkat lunak astronomi, atau agen perjalanan ruang angkasa.

Penerbangan dan Navigasi

Lulusan dapat bekerja di industri penerbangan atau navigasi sebagai ahli navigasi udara atau ahli navigasi satelit, menggunakan pengetahuan mereka tentang dinamika orbit dan sistem navigasi.

Media dan Komunikasi Ilmiah

Lulusan dapat bekerja di media atau lembaga komunikasi ilmiah sebagai penulis, jurnalis ilmiah, atau penyiar tentang topik-topik astronomi dan sains.

Pemerintah dan Kebijakan Publik

Lulusan dapat bekerja di pemerintah atau lembaga internasional sebagai penasihat kebijakan atau ahli dalam isu-isu ilmiah dan teknologi, termasuk masalah-masalah astronomi dan antariksa.

Industri Kreatif

Lulusan dengan minat dalam bidang desain grafis, animasi, atau produksi film dan video dapat bekerja dalam industri kreatif untuk menghasilkan konten multimedia tentang astronomi dan sains.

Akhirnya, ini dia beberapa penjelasan mengenai program studi Astronomi ITB! Gimana, udah cukup belum untuk bikin kamu pengen kuliah di sini? Yuk, pastiin dengan cermat jurusan kuliah yang bakal kamu ambil untuk masa depan yang lebih cerah!

Follow POSI di InstagramTwitterTiktok, dan jangan lupa subscribe di Youtube POSI.

Dapatkan informasi lebih lengkap seputar produk dan layanan POSI subscribe ke POSI.id dengan cara mengisi pop-up yang muncul di laman website.

Pertanyaan, keluhan, dan saran seputar produk dan pelayanan POSI, kirimkan email ke [email protected] dan telepon ke call center POSI di (+62) 821 6544 1992.

Informasi seputar kompetisi online dan offline POSI di 2024, kamu bisa cek di Instagram @posikompetisi atau cek di sini!

Leave a Reply

Your email address will not be published.