POSI Telah Terdaftar di Kementerian dengan No. AHU-0016336.AH.01.12, Tahun 2017 Tanggal 30 Agustus 2017 | Ikuti terus kegiatan POSI baik offline maupun online | Ikuti Pelatihan Smart Champion untuk persiapan OSN yang lebih baik

Halo JawaraPOSI di mana pun kamu berada! Jika kamu sedang mencari cara untuk meningkatkan produktivitas dan fokus saat belajar atau bekerja, maka teknik Pomodoro bisa menjadi solusinya. Aktivitas belajar memang sudah menjadi rutinitas wajib bagi pelajar dan mahasiswa di seluruh dunia. Namun, seringkali kita terdistraksi oleh gangguan-gangguan eksternal seperti ponsel, televisi, atau hal lainnya. Oleh karena itu, kenalan dulu dengan metode Pomodoro untuk mengatasi masalah tersebut! Apa sih Pomodoro itu? Yuk, mari kita bahas!

Apa itu Teknik Pomodoro

Teknik Pomodoro adalah sebuah teknik atau metode pengaturan waktu (time management) dengan menggunakan timer sebagai alat bantu. Teknik ini digagas oleh seseorang bernama Francesco Cirillo padah tahun 80-an. Pada saat itu, Cirillo menggunakan timer berbentuk tomat (pomodoro di dalam bahasa Italia berarti tomat) yang akhirnya menginspirasi Cirillo untuk menciptakan metode time management untuk mengatur waktunya saat melakukan aktivitas seperti belajar.

Teknik ini dipopulerkan melalui akun-akun YouTube dan akun studygram yang fokus ke produktivitas. Lantas teknik ini akhirnya mulai dikenal dan digunakan banyak orang, tak hanya pelajar saja tetapi juga pekerja kantoran bahkan ibu rumah tangga. Teknik Pomodoro dinilai sangat mudah diterapkan dan juga bisa di-adjust sesuai mau kamu.

Teknik pomodoro juga sudah diadaptasi dan dikembangkan melalui berbagai aplikasi dan website yang dapat digunakan secara online dan offline gratis seperti Forest, Pomodoro Timer, PomoDone, dan lain sebagainya.

Tujuan dari Teknik Pomodoro

Tujuan dari teknik Pomodoro sendiri adalah membantu produktivitas dan juga menjaga fokus dengan mengurangi distraksi dan gangguan. Diklaim juga bahwa dengan teknik ini, kamu bisa menyelesaikan lebih banyak pekerjaan dalam satu waktu. Teknik ini memberikan kamu sugesti waktu yang terbatas untuk melakukan sesuatu sehingga otak kamu terprogram untuk bekerja dengan cepat dan efisien untuk mencapai tujuan.

Selain itu, teknik Pomodoro juga dapat membantu meningkatkan motivasi dan mengurangi kelelahan mental. Dengan adanya jeda yang diambil setiap 25 menit, kamu dapat memulihkan energi dan kembali fokus saat melanjutkan aktivitasmu. Teknik Pomodoro juga dapat membantu meningkatkan disiplin diri dan membentuk kebiasaan belajar yang lebih baik. Dengan melakukan teknik ini secara teratur, kamu dapat membiasakan diri untuk tetap fokus dan terorganisir saat belajar atau bekerja.

Cara Kerja Teknik Pomodoro

Dilansir dari website pribadinya Francesco Cirillo, cara melakukan teknik Pomodoro adalah dengan:

  1. Tetapkan dulu aktivitas apa yang ingin kamu lakukan. Kalau sebagai pelajar, aktivitas yang dilakukan biasanya seperti belajar, bikin PR, dan latihan soal. Nah, kamu bisa siapkan dulu peralatan, buku-buku, cemilan dan minuman segar untuk menemani aktivitasmu. 
  2. Bikin to-do-list. Catat hal-hal yang mau kamu kerjakan dan diurutkan sesuai skala prioritas. Misalnya bikin PR untuk besok diletakkan pada urutan teratas, lalu review buku pada urutan ke dua dan sebagainya.
  3. Atur timer kamu selama 25 menit. Kamu bisa menggunakan timer di ponselmu, atau pomodoro timer yang bisa kamu temukan di internet atau aplikasi ponsel. Setel lalu mulailah beraktivitas.
  4. Selama 25 menit, kamu harus tetap fokus dan konsisten untuk belajar. Jangan sentuh atau lakukan apapun selain apa yang sedang kamu kerjakan. Hiraukan notifikasi ponselmu!
  5. Kalau satu pekerjaan sudah selesai, boleh dicentang to-do-list yang sudah kamu buat tadi. Lalu lanjutkan ke pekerjaan selanjutnya.
  6. Jika sudah selesai 25 menit, lakukan break atau berhenti sebentar dari aktivitasmu. Idealnya, break yang diambil berkisar antara 3-5 menit. Setelah selesai 5 menit, lanjutkan aktivitas.
  7. Nah, ulangi langkah-langkah di atas (2-6) selama 4 kali, lalu ambil jeda panjang selama 15-30 menit. 
  8. Selamat! Kamu berhasil menyelesaikan tugas dengan teknik Pomodoro!

Namun, perlu diingat bahwa teknik Pomodoro bukanlah solusi yang cocok untuk semua orang. Beberapa dari kamu mungkin malah merasa tertekan dengan waktu yang terlalu sempit dan butuh waktu yang lebih banyak untuk fokus pada suatu tugas. Untuk itu, penting banget untuk tahu gaya belajar yang cocok buatmu. Ada banyak metode belajar lainnya yang bisa kamu coba, seperti metode Feynman, metode Cornell, atau metode mind mapping. Yang penting adalah tetap konsisten dan disiplin untuk mencapai target yang kamu mau!

Nah, itu dia penjelasan tentang teknik Pomodoro. Semoga bermanfaat buat kamu, ya! Jangan lupa juga untuk cek artikel-artikel lain di sini yuk!

Leave a Reply

Your email address will not be published.

You have successfully subscribed to the newsletter

There was an error while trying to send your request. Please try again.

POSI will use the information you provide on this form to be in touch with you and to provide updates and marketing.