POSI Telah Terdaftar di Kementerian dengan No. AHU-0016336.AH.01.12, Tahun 2017 Tanggal 30 Agustus 2017 | Ikuti terus kegiatan POSI baik offline maupun online | Ikuti Pelatihan Smart Champion untuk persiapan OSN yang lebih baik
jenis gaya belajar

Halo JawaraPOSI, di mana pun kalian berada! Gaya belajar setiap orang memang berbeda-beda, namun dapat dikelompokkan menjadi empat jenis utama: Visual, Auditori, Kinestetik, dan Membaca/Menulis. Memahami gaya belajar yang cocok dengan diri sendiri sangat penting untuk meningkatkan efektivitas belajar. Dengan menemukan gaya yang tepat, belajar pun akan menjadi lebih menyenangkan dan bermanfaat untuk mencapai hasil belajar yang maksimal.

Mengetahui gaya belajar juga membantu kamu untuk terhindar dari stres yang ditimbulkan oleh kegiatan belajar. Banyak banget loh, siswa dan siswi yang merasa tidak mampu untuk menyerap pelajaran yang berujung pada rasa malas dan menyerah. Nah, karena dari itu penting banget untuk memahaminya. Yuk, kita kenalan dulu sama tiga tipe belajar!

Contents

Visual

pexels

Apakah kamu lebih suka untuk membaca buku dengan gambar ilustrasi? Apakah kamu menikmati belajar sambil menggambar? Nah, bisa jadi kamu adalah tipe pembelajar visual. Gaya belajar jenis ini sangat bergantung pada penglihatan. Kamu akan memahami materi jika di dalamnya tersaji gambar-gambar, diagram, dan ilustrasi. Kamu juga lebih senang menonton video tutorial ketimbang membaca buku full tulisan. 

Selain itu, pembelajar visual juga cenderung memiliki kemampuan mengingat informasi yang dilihat secara visual dengan lebih baik. Mereka juga cenderung lebih mudah terstimulasi oleh warna, bentuk, dan tekstur yang menarik dalam pembelajaran. Oleh karena itu, sebagai pembelajar visual, penting untuk mencari sumber belajar yang menarik secara visual dan menggunakan teknik pembelajaran yang melibatkan penglihatan, seperti menonton video, memperhatikan gambar atau diagram, atau membuat catatan visual. 

Beberapa teknik pembelajaran visual yang dapat dicoba adalah membuat mind map, peta konsep, atau diagram Venn. Dengan mengenali gaya belajar visual dan memanfaatkan teknik yang sesuai, kamu dapat meningkatkan efektivitas pembelajaranmu dan meraih hasil yang lebih maksimal.

Auditori

pexels

Pembelajar auditori adalah mereka yang lebih suka belajar melalui suara dan pendengaran. Gaya belajar jenis ini melibatkan kemampuan untuk mendengarkan dan memproses informasi yang disampaikan secara verbal. Orang yang termasuk dalam jenis gaya belajar ini akan lebih mudah memahami materi dengan cara mendengarkan kuliah, diskusi, atau penjelasan lisan, dan lebih suka merekam dan memutar ulang suara pengajaran sebagai sumber belajar.

Pembelajar auditori biasanya memerlukan lingkungan belajar yang tenang dan fokus pada suara. Mereka cenderung lebih mudah terganggu oleh suara-suara latar belakang atau bising. Jika kamu termasuk dalam jenis pembelajar ini, maka sebaiknya mencari sumber belajar yang menyediakan audio seperti rekaman kuliah, podcast, atau audiobook.

Kalau kamu menerapkan gaya belajar auditori, ada beberapa teknik yang bisa kamu lakukan yaitu dengan merekam materi belajar yang bisa kamu dengarkan lagi jika ingin mengulang. Selain itu bisa juga dengan meminta bantuan teman untuk berdiskusi dan memberikan informasi secara verbal untuk kamu dengarkan. Yang terakhir adalah dengan membaca materi belajar dengan suara agar lebih mudah diserap dan diingat.

Kinestesis

pexels

Gaya belajar kinestesis, juga dikenal sebagai pembelajar kinestetik atau tipe pembelajar gerak, adalah orang yang lebih memahami materi ketika mereka melakukan tindakan fisik dan interaksi langsung dengan lingkungan sekitar mereka. Mereka membutuhkan gerakan tubuh dan pengalaman langsung untuk dapat memahami dan mengingat informasi.

Pembelajar kinestesis cenderung aktif dan suka melakukan hal-hal secara langsung. Mereka senang mencoba hal-hal baru dan lebih memahami sesuatu dengan cara melakukan tindakan fisik. Mereka juga suka mempraktikkan materi dengan melakukan simulasi atau percobaan secara langsung.

Contoh cara belajar yang cocok untuk tipe kinestetik adalah melalui praktik langsung, penggunaan model fisik atau benda-benda manipulatif, serta pengalaman nyata dan interaksi langsung dengan lingkungan sekitar. Belajar melalui permainan atau olahraga juga bisa menjadi cara yang efektif bagi pembelajar kinestetik.

Pembelajar kinestetik cenderung kesulitan dalam belajar hanya dengan membaca atau mendengarkan. Mereka perlu melakukan tindakan fisik untuk mengasimilasi dan mengingat informasi. Dalam belajar, mereka dapat mencoba membuat catatan atau diagram yang memungkinkan mereka untuk bergerak dan melakukan aktivitas fisik.

Membaca/Menulis

pexels

Gaya belajar membaca/menulis dapat juga disebut sebagai gaya belajar verbal atau linguistik. Orang dengan gaya belajar ini cenderung lebih suka belajar dengan membaca atau menulis, dan menggunakan kata-kata sebagai media utama untuk memahami dan mengingat informasi.

Pembelajar dengan gaya ini biasanya membutuhkan materi tertulis atau buku sebagai sumber belajar utama. Mereka cenderung lebih suka membaca catatan, buku, atau artikel daripada menonton video atau mendengarkan rekaman audio.

Untuk memahami materi, mereka biasanya membaca dengan teliti dan menghubungkan informasi yang satu dengan yang lainnya secara verbal. Mereka juga cenderung lebih mudah mengingat informasi verbal jika diorganisir dengan cara yang terstruktur, seperti dalam bentuk tabel, daftar, atau diagram.

Pembelajar dengan gaya belajar ini juga cenderung lebih suka menulis catatan atau membuat rangkuman sebagai cara untuk mengingat dan memahami informasi. Dengan menulis, mereka dapat mengorganisir informasi dengan cara yang terstruktur dan mengulangi kembali konsep-konsep penting.

Nah, itu dia beberapa jenis gaya belajar yang harus kamu pahami. Dengan memahami beberapa hal ini, kamu bisa menilai sendiri tipe pembelajar seperti apa dirimu dan segera menerapkan gaya belajar yang cocok untukmu. Perlu diingat, tipe-tipe ini nggak selalu saklek. Bisa aja satu orang menerapkan dua atau lebih gaya belajar, semuanya tergantung dengan kenyamanan dan kebutuhan individu.

JawaraPOSI, pantengin terus berita dan artikel terbaru yang informatif dan edukatif seputar kompetisi sains dan pendidikan hanya di website POSI. Jangan lupa juga untuk ikut event kompetisi online POSI di MemberPOSI!

Leave a Reply

Your email address will not be published.

You have successfully subscribed to the newsletter

There was an error while trying to send your request. Please try again.

POSI will use the information you provide on this form to be in touch with you and to provide updates and marketing.